Tempat asal:
Cina
Nama merek:
hengyang
Sertifikasi:
ISO9001
Nomor model:
Karbon aktif
Dokumen:
Karbon aktif, juga dikenal sebagai arang aktif, adalah bentuk karbon berpori tinggi yang dihasilkan dari bahan mentah berkarbon seperti batu bara, kayu, tempurung kelapa, gambut, dan lignit, batu bara, dan produk kayu lainnya. Pemilihan bahan baku tergantung pada faktor-faktor seperti ketersediaan, biaya, dan sifat karbon aktif yang diinginkan: bahan mentah yang dipilih (mineral atau nabati), metode dan tingkat aktivasi (termal atau kimia) dan faktor lainnya, akan menentukan kinerja karbon aktif yang berbeda dalam berbagai aplikasi. Berkat proses aktivasi, struktur pori internal dikembangkan, biasanya memperoleh luas permukaan internal 1200m²/g atau lebih besar.
![]()
Produksinya melalui langkah-langkah berikut:
Proses karbonisasi melibatkan pemanasan bahan mentah yang dipilih tanpa adanya oksigen. Langkah ini menghilangkan komponen yang mudah menguap, seperti air dan tar, sehingga meninggalkan arang yang kaya karbon. Proses karbonisasi dapat dilakukan di tanur putar, retort, atau peralatan khusus lainnya.
Proses aktivasi sangat penting untuk menciptakan struktur berpori karbon aktif. Ada dua metode utama aktivasi:
A. Aktivasi Fisik: Dalam aktivasi fisik, arang berkarbonisasi dipanaskan hingga suhu tinggi (800-1000 derajat Celcius) dan diolah dengan gas seperti uap atau karbon dioksida. Proses ini menciptakan pori-pori yang menyebabkan arang menyusut dan retak.
B. Aktivasi Kimiawi: Dalam aktivasi kimia, arang terkarbonisasi diresapi dengan zat pengaktif kimia, biasanya logam alkali hidroksida atau asam fosfat. Arang yang diresapi kemudian dipanaskan hingga suhu sedang (500-800 derajat Celcius), sehingga menghasilkan struktur berpori.
Karbon aktif dicuci bersih dengan air untuk menghilangkan sisa pengotor atau residu kimia. Proses pencucian mungkin melibatkan beberapa tahap dan penyaringan. Setelah dicuci, karbon aktif dikeringkan untuk menghilangkan kelembapan berlebih.
Karbon aktif kering dihancurkan, digiling, atau digiling untuk mencapai distribusi ukuran partikel yang diinginkan. Karbon aktif dapat menjalani langkah-langkah pemrosesan tambahan, seperti pengayakan atau pembuatan pelet, untuk mendapatkan ukuran atau bentuk partikel tertentu. Terakhir, karbon aktif dikemas dan disiapkan untuk didistribusikan.
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami